2 mins read

Legislator Dukung Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB

Legislator dukung Indonesia jadi Presiden Dewan HAM PBB

JAKARTA (LIGA335) — Dukungan terhadap Indonesia untuk menjabat sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terus mengalir. Sejumlah legislator menilai posisi tersebut mencerminkan kepercayaan dunia internasional terhadap peran aktif Indonesia dalam memperjuangkan nilai-nilai HAM secara global.

Para anggota legislatif menyebut pencalonan Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB merupakan pencapaian diplomasi yang patut diapresiasi. Indonesia dinilai memiliki rekam jejak panjang dalam mendorong dialog, perdamaian, dan perlindungan HAM di berbagai forum internasional.

“Ini menunjukkan bahwa Indonesia dipandang sebagai negara yang mampu menjadi penyeimbang dan jembatan dialog di isu HAM,” ujar seorang legislator di Kompleks Parlemen.

Peran Strategis Indonesia di Forum Internasional

Legislator menilai posisi Presiden Dewan HAM PBB sangat strategis. Jabatan tersebut memungkinkan Indonesia berperan lebih besar dalam mengarahkan agenda, memfasilitasi dialog antarnegara, serta mendorong pendekatan HAM yang adil dan inklusif.

Indonesia dikenal aktif menyuarakan isu HAM melalui pendekatan diplomasi dan kerja sama. Pendekatan ini dinilai penting, terutama di tengah meningkatnya konflik dan ketegangan global.

“Indonesia memiliki pengalaman dalam merawat keberagaman dan menyelesaikan perbedaan melalui dialog. Ini modal kuat di Dewan HAM PBB,” kata legislator tersebut.

Dorongan untuk Perkuat Komitmen HAM di Dalam Negeri

Meski mendukung penuh pencalonan Indonesia, para legislator juga mengingatkan pentingnya memperkuat komitmen HAM di dalam negeri. Menurut mereka, peran di tingkat global harus sejalan dengan upaya perlindungan HAM di dalam negeri.

Langkah-langkah seperti penguatan lembaga HAM, penegakan hukum, serta perlindungan kelompok rentan dinilai perlu terus ditingkatkan.

“Peran internasional harus sejalan dengan praktik di dalam negeri. Ini akan memperkuat posisi Indonesia di mata dunia,” ujar legislator lainnya.

Harapan terhadap Kepemimpinan Indonesia

Legislator berharap jika Indonesia terpilih sebagai Presiden Dewan HAM PBB, posisi tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama internasional. Indonesia diharapkan mampu mendorong penyelesaian isu HAM melalui dialog konstruktif, bukan konfrontasi.

Selain itu, Indonesia juga diharapkan menjadi suara bagi negara berkembang dalam memperjuangkan keadilan dan kesetaraan di forum HAM global.

“Indonesia punya peluang besar menjadi teladan kepemimpinan yang moderat dan berimbang,” kata seorang anggota DPR.

Diplomasi sebagai Kunci

Dukungan legislatif ini juga menjadi sinyal kuat bagi diplomasi Indonesia. Sinergi antara pemerintah dan parlemen dinilai penting agar peran Indonesia di Dewan HAM PBB berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dengan dukungan tersebut, Indonesia diharapkan mampu menjalankan peran strategisnya secara optimal, sekaligus memperkuat citra sebagai negara yang aktif, kredibel, dan konsisten dalam memperjuangkan hak asasi manusia di tingkat global.